Lokasi pemandian air panas lombongo terletak di Desa Lombongo,
Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Terletak sekitar 17 km dari
Ibukota Provinsi Gorontalo. Perjalanan dari Ibukota Provinsi Gorontalo
menuju lokasi wisata dapat ditempuh dengan menggunakan, motor, mobil
pribadi, mobil angkot dan kenderaan khas Gorontalo, Bentor.
Objek wisata ini diresmikan Bupati Gorontalo, DUV. P.P. Keppel,
pada 6 April 1989. Secara keseluruhan, kawasan objek wisata ini memiliki
luas sekitar 32 hektare. Di kawasan ini, terdapat dua jenis kolam
renang, yaitu kolam air panas dan kolam air dingin.
Kolam renang yang berisi air panas ini memiliki ukuran sekitar 500 m
persegi dengan kedalaman 1-2 meter. Di sekitar kolam pemandian, terdapat
aliran sungai dan air gunung yang sejuk serta berbagai jenis pepohonan.
Sehingga tempat ini sangat cocok untuk menghilangkan kepenatan setelah
sibuk bekerja.
Mata Air Panas Lombongo berada di tengah keindahan alam pedesaan.
Anda dapat merasakan kenyamanan mandi air panas (hangat) alami di
lokasi ini sambil menikmati berbagai atraksi kesenian tradisional.
Di hari-hari tertentu atau dalam agenda kegiatan Dinas Pariwisata
Kabupaten Bone Bolango, tempat ini seringkali dibuat acara-acara
tradisional, sehingga pengunjung dapat menikmati air kolam renang sambil
menyaksikan berbagai atraksi kesenian yang sering di pentaskan di
tempat ini. [Agung Rahmadsyah]
DANAU LIMBOTO


Danau Limboto merupakan danau besar yang terletak di Kabupaten
Gorontalo. Danau dengan luas sekitar 3.000 hektar ini merupakan muara
dari lima sungai besar, yakni Sungai Bone Bolango, Sungai Alo, Sungai
Daenaa, Sungai Bionga, dan Sungai Molalahu. Pada era 1950-an, Danau
Limboto memiliki kedalaman hingga 27 m. Oleh sebab itu, ketika Presiden Soekarno datang mengunjungi
Gorontalo dan sekitarnya dengan pesawat amphibi, Danau Limboto dijadikan
landasan pesawat yang dikendarai oleh Bung Karno ini.
Namun, saat ini kedalaman Danau Limboto hanya sekitar 7รข€”8 m saja.
Kedalaman yang seperti ini menjadikan Danau Limboto tidak seperti danau
biasanya yang berbentuk seperti kolam alami. Danau Limboto memiliki
bentuk permukaan berlumpur. Meski demikian, di tengah-tengah danau ini,
pengunjung dapat melihat berbagai flora air tawar yang tumbuh di
permukaannya, seperti eceng gondok, gelagah, dan bunga teratai. Di danau
ini, pengunjung dapat gondok, gelagah, dan bunga teratai. Di danau ini, pengunjung dapat
melakukan berbagai kegiatan, seperti memancing ataupun berperahu.
B. Keistimewaan
Pagi hari ataupun menjelang senja merupakan waktu paling baik untuk
mengunjungi Danau Limboto. Pada waktu-waktu seperti ini, pengunjung
dapat melihat permainan warna alam yang disebabkan matahari terbit
ataupun tenggelam, yang semakin mempercantik pesona Danau Limboto.
Sementara itu, pemandangan di sore hari akan semakin menawan dengan
burung-burung liar yang beterbangan bebas di danau. Mereka merupakan
burung-burung liar yang tengah pulang dari pengembaraannya.
Kecantikan Danau Limboto akan semakin bertambah jika musim bunga
telah tiba. Pada musim ini, eceng gondok dan gelagah akan berbunga,
menebarkan bau wangi yang semerbak. Terlebih lagi jika bersamaan dengan
merekahnya bunga-bunga teratai, sebagian permukaan Danau Limboto akan
tertutupi bunga teratai yang indah.
Jika lapar menyerang di tengah asyiknya menikmati pesona danau,
pengunjung tidak perlu khawatir. Masyarakat nelayan sekitar danau ini
menjual berbagai ikan bakar seperti nila, gabus, dan mujair, yang dapat
disantap dengan sambal dabu-dabu. Ikan-ikan bakar hasil olahan nelayan
setempat ini dijamin segar, karena merupakan ikan hasil tangkapan
sendiri.
Selain ikan, udang lembut (rebon) juga dapat menjadi alternatif
menarik bagi para pengunjung yang ingin bersantap di tepi Danau Limboto.
Biasanya oleh penduduk setempat, udang ini hanya dicuci bersih,
kemudian dicampur dengan kelapa parut, air jeruk nipis, serta
bumbu-bumbu lainnya. Campuran rasa gurih, manis, dan pedas, dari masakan
ini akan mampu membuat lidah pengunjung bergoyang menikmati
kelezatannya.
C. Lokasi
Danau Limboto terletak di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Indonesia.
D. Akses
Lokasi Danau Limboto dekat dengan Bandara Jalaluddin, sehingga
membuat pengunjung dari luar Gorontalo tidak terlalu sulit untuk
mencapainya. Dari Bandara menuju Danau Limboto dapat ditempuh dengan
menggunakan taksi ataupun mobil sewaan yang banyak menunggu di sekitar
bandara.
E. Harga Tiket
Untuk menikmati pesona kecantikan Danau Limboto, pengunjung tidak dikenakan biaya apapun.
F. Akomodasi dan Fasilitas LainnyaDi Kampung Kayudurian, salah satu kampung yang berada di tepi Danau
Limboto, pengunjung dapat dengan mudah menemui pendayung yang siap
mengantar berkeliling danau. Para pendayung ini akan menawarkan beberapa
rute berperahu seperti ke bagian penjual ikan, berkeliling danau di
sekitar Kampung Kayudurian, ataupun berperahu menyeberangi Danau
Limboto. Harga untuk berperahu ini, nantinya bergantung rute dan
kesepakatan antara pendayung dengan pengunjung.